July 3, 2022

Artha Zone

Created & modified by m1ch3l

Helmy Yahya Jelaskan Proses Penentuan Pemenang Panasonic Gobel Awards

Helmy Yahya di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).(KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan)

Kompas.com – 17/10/2019, 17:01 WIB

Penulis Andika Aditia | Editor Dian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com – Penghargaan untuk insan kreatif Indonesia Panasonic Gobel Awards kembali digelar. Penyelenggaraan kali ini, memasuki pergelaran ke-22. Sebanyak 24 sub-kategori telah diumumkan. Secara keseluruhan penghargaan terdiri dari dua kategori, yakni Kategori Program & Individu dengan 20 sub-kategori. Lalu, ada Kategori Kreator Konten Digital dengan empat sub-kategori. Demi menjaga independensi dan kepercayaan para peserta, pihak penyelenggara menggelar proses penilaian kepada seluruh program yang berhasil masuk nominasi secara terbuka. Ada pun sistem seleksi nominasi Panasonic Gobel Awards berdasarkan suara terbanyak hasil dari jajak pendapat pemirsa televisi melalui survei yang dikelola oleh Roy Morgan Research.

Proses survei sendiri melibatkan 1.700 orang di 23 kota besar, 21 kota kecil di 17 provinsi Indonesia. Menurut Helmy Yahya selaku panitia penyelenggara, pihaknya tak merasa kesulitan dengan proses penilaian tersebut. “Kami enggak ada kesulitan dalam melakukan penilaian, beberapa penilaian juga kami Serahkan ke survei dan riset, kami hanya memverifikasi,” ucap Helmy dalam jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019). Helmy Yahya pun membantah bila proses penilaian tersebut mengganggu netralitas dalam menentukan pemenang tiap kategori yang ada.

Berkait para pemenang yang acapkali membuat sebagian pihak kecewa, Helmy tak bisa menyalahkan hal tersebut. Ia juga tak bisa melarang tiap program atau acara untuk menggerakkan orang-orang agar bisa mendapatkan banyak voting. “Jadi saya pikir enggak ada hubungannya dengan penilaian kemenangan itu,” ucapnya.

“Tapi memang kami enggak bisa batasi effort stasiun TV agar bisa menang habis-habisan programnya, dengan promosiin ke keluarga karyawan untuk voting,” sambungnya. Diketahui, beberapa tahun pada penyelenggaraan Panasonic Gobel Awards sebelumnya, beberapa peserta sempat memboikot diri karena kecewa dengan hasil pengumuman pemenang. Atas hal itu, Helmi pun menjamin netralitas pihak penyelenggara. “Jadi kita enggak bisa ‘loh kok dia menang?’ Ya gimana kalau effortnya dia besar kita mau Bilang apa,” imbuhnya. Pemenang tiap nominasi akan terpilih melalui voting terbanyak yang akan dimulai 18 Oktober hingga 15 November 2019. Mekanisme voting terdiri dari tiga macam, yakni melalui polling SMS, voting via aplikasi Blibli, dan vote via aplikasi Vidio.com.

Pengumuman pemenang nantinya akan diumumkan di The Tribrata, Jakarta, pada 6 Desember 2019 mendatang. Penghargaan ini juga akan disiarkan di salah satu stasiun televisi swasta.

Sumber :  https://entertainment.kompas.com/read/2019/10/17/170145010/helmy-yahya-jelaskan-proses-penentuan-pemenang-panasonic-gobel-awards?page=2