May 17, 2022

Artha Zone

Created & modified by m1ch3l

Subsidi Rumah FLPP Cair Rp10,25 T untuk 100 Ribu Unit

Kementerian PUPR menyatakan realisasi penyaluran subsidi pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah mencapai Rp10,25 triliun per 6 November 2020. (CNN Indonesia/ Harvey Darian).

Sabtu, 07/11/2020 07:17 WIB

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian PUPR melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menyatakan realisasi penyaluran bantuan subsidi pembiayaan rumah (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan/FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sudah mencapai Rp10,25 triliun per 6 November 2020. Dana itu digunakan untuk membangun 100.176 unit rumah.
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan realisasi itu setara 97,73 persen dari target penyaluran dana sebesar Rp11 triliun atau 102.500 unit rumah pada 2020. Ia optimis penyaluran akan mencapai target pada akhir tahun.

“Bahkan dengan sisa uang yang ada, kami perkirakan dapat melebihi dari target unit yang ada, yaitu sebanyak 107.600 unit,” kata Arief dalam keterangan resmi, Jumat (6/11).

Arief merinci realisasi penyaluran dana FLPP terdiri dari penyaluran 41 dari 42 bank pelaksana yang bekerja sama dengan kementerian. Rinciannya, penyaluran oleh BTN mencapai 39.942 unit, BNI 13.003 unit, dan BRI Syariah 11.228 unit.

Lalu, penyaluran melalui BTN Syariah sebanyak 6.591 unit, Bank BJB 4.491 unit, BRI 4.116 unit, dan Bank Mandiri 2.501 unit. Kemudian, Bank NTB Syariah menyalurkan ke 1.658 unit, Bank Sumselbabel 1.460 unit, Bank Kalbar 1.307 unit, Artha Graha 1.273 unit, dan sisanya disalurkan oleh bank pelaksana lainnya.

Secara kumulatif, realisasi penyaluran subsidi bantuan FLPP mencapai Rp54,62 triliun pada 2010-2020. Bantuan tersalurkan untuk pembangunan 755.778 unit rumah pada periode yang sama.

Sementara untuk 2021, pemerintah menargetkan FLPP bisa membantu pembangunan 157.500 unit rumah. Hal ini sejalan dengan semakin tingginya minat dan kebutuhan masyarakat agar bisa memiliki rumah.

Hal ini tercermin dari jumlah pengakses aplikasi Sistem Informasi KPR Bersubsidi alias SiKasep yang mencapai 250.453 calon debitur. Dari jumlah itu, sekitar 707 calon debitur sudah mengajukan dana FLPP ke PPDPP.

“Pengunjung bulanan SiKasep per September sebanyak 1.320 calon debitur, Oktober 1.098 calon debitur dan November 301 calon debitur,” terangnya.

Di sisi lain, Arief mengatakan PPDPP akan meningkatkan kualitas layanan melalui transformasi sistem layanan e-FLPP V.1 menjadi e-FLPP V.2. Rencananya, sistem akan diluncurkan pada akhir bulan ini.

Pada e-FLPP V.2, akan ada penambahan fitur-fitur baru, seperti permintaan berkas pembayaran, dokumen permohonan, dan lainnya. Selain itu, sistem akan semakin menjamin keamanan akses dan mempermudah pemantauan capaian masing-masing bank pelaksana

“Kami ingin terus memberikan yang terbaik kepada mitra kerja yang nantinya akan berimbas kepada semakin cepatnya pelayanan ke masyarakat,” pungkasnya.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20201106182234-92-566915/subsidi-rumah-flpp-cair-rp1025-t-untuk-100-ribu-unit