May 22, 2022

Artha Zone

Created & modified by m1ch3l

Selebriti Indonesia Bantu Pemerintah Ajak Vaksin Masyarakat

07 JUL 2021
Target vaksinasi oleh Pemerintah Indonesia adalah 70% dari jumlah penduduk atau sebesar 181,5 juta orang sampai akhir tahun ini. Namun sampai sekarang jumlah penduduk Indonesia yang sudah divaksin setidaknya satu kali baru sampai 28 juta orang atau tidak sampai 20 persen. Kampanye oleh pemerintah, pemuka agama dan public figure juga gencar dilakukan. Bahkan para pengusaha atau pebisnis ada yang memberikan insentif bagi masyarakat yang sudah divaksin dengan memberikan diskon atau promo khusus.

Termasuk di antaranya yang menyuarakan ajakan untuk vaksin adalah para kaum selebriti atau artis ternama Indonesia. Mereka memanfaatkan besarnya jumlah penggemar atau pengikut (follower) mereka dan menggunakan platform baik media sosial maupun acara konser agar semakin banyak banyak orang yang vaksin. Agnez Mo, Slank, dan Ernest Prakarsa mengajak para pendukung mereka melalui cara yang berbeda-beda.

Band legendaris Indonesia, Slank, yang mempunyai jutaan penggemar memang diketahui cukup vokal dalam menyuarakan pendapat mereka. Oleh karena itu tak heran jika mereka turut mendukung pemerintah dalam kampanye vaksinasi masyarakat. Di bulan Maret 2021, Slank mengadakan program televisi ‘Vaksin untuk Indonesia’ yang ditayangkan oleh Media Group.

“Vaksin untuk Indonesia merupakan gerakan kampanye bersama Slank demi mendukung upaya pemerintah melawan pandemi serta meningkatkan imunitas dan optimisme masyarakat agar Indonesia segera pulih dan bangkit,” ujar CEO Media Group, Moh Mirdal Akib. Acara ‘Vaksin untuk Indonesia’ akan memperlihatkan kegiatan yang dapat meningkatkan imunitas, seperti olahraga, memasak, berkebun, dan lain-lain.

Sedangkan bagi sutradara dan aktor Ernest Prakarsa, penting baginya untuk membagikan pengalaman pribadi saat vaksin sehingga pengikutnya tidak takut. Melalui akun Instagram pribadinya, Ernest bercerita bagaimana ia yang takut jarum akhirnya mau divaksin dan bahkan yang ia rasakan tidak seburuk perkiraannya. Ernest mengajak masyarakat untuk menerima kesempatan divaksin agar pandemi cepat usai.

“Mari kita tuntaskan pandemi ini dengan cara menciptakan herd immunity, dengan cara mengikuti vaksin masyarakatnya… Jadi sekali lagi buat teman-teman yang dapat kesempatan untuk vaksin dalam waktu dekat, go for it, jangan takut sakit. Jangan menyia-nyiakan kesempatan menyudahi pandemi ini. Itu sih menurut gue,” tegasnya.

Berbeda lagi dengan aktris dan penyanyi Agnez Mo yang bekerja sama dengan lembaga filantropi, Artha Graha Peduli untuk mendirikan klinik vaksin. Pertengahan Juni kemarin, Agnez mengabarkan melalui Instagram bahwa ia dan pendiri AG Peduli, Tomy Winata berinisiatif membuka klinik vaksin yang berlokasi di Rumah Sakit Lapangan AGP, Pademangan, Ancol, Jakarta Utara.

Koordinator Rumah Sakit Lapangan AGP, Vivi Henny, mengatakan, “Peran Agnez Mo lebih kepada membantu menyuarakan kepada masyarakat luas, terutama pastinya adalah fansnya supaya tidak takut divaksin dan agar semuanya ikut mendukung penuh program ini demi meminimalisir penyebaran COVID-19”.

Kontribusi dari kaum selebritas Indonesia untuk kampanye vaksin memang disambut baik oleh semua pihak, namun Elina Ciptadi dari gerakan Kawal Covid juga mengingatkan hal lain. Menurutnya para seleb juga harus memberikan contoh yang baik dengan disiplin dan taat protokol kesehatan walaupun sudah divaksin.

Sumber :https://covid19filantropi.id/selebriti-indonesia-bantu-pemerintah-ajak-vaksin-masyarakat/