
RRI.CO.ID, Batam – PT Makmur Elok Graha (PT MEG) menyambut hangat dan mendukung penuh penyelenggaraan Festival Transmigrasi 2026 di kawasan Rempang Eco-City yang berlangsung pada Sabtu 10 Oktober 2026 kemarin.
Acara ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga, memperkenalkan potensi daerah, serta memacu lahirnya inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Dalam sambutannya Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara memaparkan arah baru kebijakan transmigrasi nasional melalui pendekatan kawasan inklusif, penataan ruang terpadu, serta penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Menteri Transmigrasi menekankan pentingnya penerapan konsep Transmigrasi Era 5.0 dan strategi “Ada Gula, Ada Semut” di kawasan Rempang.
“Strategi ini berfokus pada penciptaan ekosistem ekonomi baru yang bernilai tambah tinggi dan memiliki daya tarik investasi secara alami. Kami punya strategi ‘ada gula, ada semut’. Kita cetak gulanya terlebih dahulu supaya semutnya dating,” ujar Menteri.
Menurutnya melalui konsep ini, pemerintah memastikan pengembangan kawasan dilakukan dengan membangun pusat pertumbuhan ekonomi serta sarana pendukung terlebih dahulu. Langkah ini dibarengi dengan pemenuhan fasilitas dasar seperti sarana kesehatan, pendidikan, tempat ibadah, hingga kepastian penataan permukiman.
Festival Transmigrasi 2026 menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat. Rangkaian acara ini menghadirkan pameran hasil riset dan kajian ilmiah dari berbagai universitas nasional maupun internasional untuk mendukung pembangunan kawasan berbasis ilmu pengetahuan. Selain itu, acara ini juga menjadi panggung unjuk gigi bagi para pelaku usaha lokal, termasuk sekitar 22 UMKM binaan PT MEG yang turut memamerkan beragam produk unggulan daerah sekaligus mendorong keterlibatan langsung perekonomian masyarakat sekitar.
Sementara itu Perwakilan PT Makmur Elok Graha, Januar Ari Setiomo menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga berpusat pada pemberdayaan masyarakat, ilmu pengetahuan, budaya, serta pertumbuhan ekonomi lokal.
“Melalui penyelarasan antara visi Transmigrasi Era 5.0, strategi investasi berperspektif sosial, dan sinergi dalam penyelenggaraan festival ini, kawasan Rempang Eco-City diharapkan semakin siap untuk berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, modern, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

More Stories
ESG dan Praktik Keberlanjutan: Dari Tambling hingga Operasional Artha Graha Network
Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Anniversary 1 Dekade Korwil Ojol Jakarta Utara, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Sosial
Gerakkan Ekonomi dengan Pelibatan 200 UMKM, The Local Market Kini Didukung Kemen-PPPA