www.infovesta.com
Rabu, 26-Aug-2015 11:17
JAKARTA. Grup Artha Graha masuk bisnis baja. Melalui anak usaha yang bernama PT Artha Metal Sinergi, grup perusahaan milik taipan Tomy Winata itu bakal menggandeng perusahaan baja asing guna mendirikan perusahaan patungan yang akan membangun pabrik baja.
Artha Metal mengincar kebutuhan baja dalam negeri yang meningkat saban tahun tapi separuhnya diisi produk impor. “Sedangkan Indonesia tengah gencar membangun infrastruktur, ini potensi besar, maka kami masuk industri baja ini,” alasan Felix Effendi, Chief Executive Officer PT Artha Metal Sinergi, usai bertamu ke Kementerian Perindustrian (Kemprin), Selasa (25/8).
Maksud kedatangan Artha Metal ke Kemprin adalah meminta Menteri Perindustrian Saleh Husin, untuk ikut serta dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara Artha Metal dengan mitra asing. Asal tahu saja, Artha Metal baru berdiri tahun lalu.
Sayangnya, Artha Metal belum mau membeberkan mitra siapa asing yang akan mereka gandeng. Manajemen perusahaan itu membantah kabar yang beredar tentang mitra asal Taiwan yang akan mereka gandeng.
Artha Metal juga merahasiakan nilai investasi yang akan digelontorkan untuk membangun pabrik baja yang terintegrasi hulu hingga hilir. “Nilainya bisa lebih dari miliaran dollar,” ujar Felix.
Pada tahap awal, Artha Metal akan membangun pabrik baja hilir jenis baja konstruksi di Pulau Jawa pada akhir 2016. Target penyelesaian pembangunan tahun 2018.
sumber: https://www.infovesta.com/infovesta/news/readnews.jsp?id=a8564be5-ee26-4f93-b89e-ab6f236676a3

More Stories
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 Digelar di Bandung, Arak Arakan Mahkota Ajeg Ki Sunda dari Kiara Artha Park ke Gedung Sate
Artha Graha Peduli dan Palace Hotel Cipanas Dukung Polda Jabar dalam Gerakan “Satu Langkah untuk Alam, Seribu Manfaat untuk Negeri”
Wadirut Bank Artha Graha Christina Raih Penghargaan Leading Women