
IPOL.ID — PT Buanagraha Arthaprima selaku pengelola Gedung Artha Graha menggelar fire drill atau simulasi evakuasi kebakaran pada Rabu (23/9), sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan pengelola, tim tanggap darurat, serta seluruh penghuni gedung dalam menghadapi kondisi darurat.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan bisnis SCBD, Jakarta, mulai pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan sejumlah unsur pendukung, di antaranya Artha Graha Peduli (AGP), Security Group Artha (SGA), AGP Arthakes, Damkar SGA kawasan SCBD, DisGulkarmat Pemprov DKI, Satgas Gulkarmat Kebayoran Baru, Polsek Kebayoran Baru, Koramil Kebayoran Baru, Pospol Senopati dan Kelurahan Kebayoran Baru.
Fire drill dilaksanakan dengan mensimulasikan proses evakuasi penghuni gedung dalam kondisi darurat kebakaran. Dalam simulasi tersebut, para penghuni diarahkan untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, tidak menggunakan Lift, dan dipimpin oleh Office Captain masing-masing perusahaan menuju titik kumpul di sekitar halte bus Gedung Artha Graha dengan menggunakan tangga darurat.
“Fire drill ini merupakan bagian dari komitmen manajemen untuk memastikan seluruh penghuni gedung memahami prosedur keselamatan dan evakuasi apabila terjadi keadaan darurat. Melalui latihan secara berkala, kami berharap seluruh pihak dapat bertindak dengan tertib, cepat, dan tidak panik ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Veni Vanesa mewakili Manajemen Gedung Artha Graha.
Pelaksanaan simulasi juga menjadi sarana untuk mengevaluasi kesiapan Tim Tanggap Darurat Gedung Artha Graha, termasuk koordinasi antara pengelola gedung, penghuni, petugas keamanan, tenaga kesehatan, serta unsur pemadam kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, evaluasi dilakukan untuk memastikan prosedur evakuasi yang diterapkan dapat berjalan sesuai dengan standar keselamatan kebakaran yang berlaku.
Selain meningkatkan pemahaman mengenai jalur evakuasi dan titik kumpul, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada penghuni mengenai pentingnya menjaga ketertiban selama proses evakuasi. Kecepatan dalam merespons keadaan darurat perlu diiringi dengan kepatuhan terhadap prosedur agar proses penyelamatan dapat berlangsung secara aman dan terkoordinasi.
“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh penghuni dan tenant untuk terus memahami prosedur evakuasi, mengenali jalur keluar serta titik kumpul, dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi keadaan darurat,” imbuh Veni.
Fire drill ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan manajemen Gedung Artha Graha dalam membangun budaya keselamatan dan meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai kondisi darurat, khususnya risiko kebakaran, di lingkungan gedung. (ahmad)
source: https://ipol.id/2026/09/gedung-artha-graha-gelar-fire-drill-tingkatkan-kesiapsiagaan-penghuni-hadapi-keadaan-darurat/3/

More Stories
Hotel Borobudur Jakarta hadirkan kolaborasi budaya lintas komunitas
Visinema Bawa IP Lokal ke Dunia Pariwisata
Ratusan Warga Bandar Lampung Padati Lapangan Saburai Ikuti Bhakti Kesehatan HUT TNI Ke-81