May 17, 2022

Artha Zone

Created & modified by m1ch3l

Cek Fakta: Hoaks TKA Asal Tiongkok Diberi Fasilitas Karantina di Jakarta, Simak Faktanya

HOAKS TKA asal Tiongkok diberi fasilitas karantina di Jakarta.* /Suci NE

7 April 2020, 15:45 WIB

PIKIRAN RAKYAT – Pandemi global Covid-19 tengah mengancam Indonesia menyusul bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif yang semakin bertambah.

Diketahui hingga Senin, 6 April 2020, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 2.491 kasus positif dengan 192 orang sembuh dan 209 orang dinyatakan telah meninggal dunia.

Untuk memutus rantai persebaran Covid-19 di Indonesia, pemerintah telah melakukan berbagai macam kebijakan mulai dari work from home, social distancing, hingga libur sekolah yang diperpanjang sampai 1 Juni 2020.

Selain kebijakan tersebut, pemerintah juga memperketat jalur masuk dan keluar negera lain, khususnya dari negara-negara yang terdampak Covid-19 dengan kategori terbilang parah.

Berkaitan dengan hal tersebut, tersiar sebuah foto di Twitter @mpuanon yang memperlihatkan bangunan berwarna putih yang disinyalir merupakan tempat karantina pasien Covid-19.

“Apa ada yang kalian kenal terpapar Covid-19 kemudian dirawat di sini? Lokasi di jalan Pasir Putih Ancol,” tulis akun Twitter @mpuanon.

Foto tersebut kemudian disebarluaskan di Facebook oleh akun Facebook Cindy Maeswary lengkap dengan narasi yang menyebutkan tempat itu merupakan tempat karantina untuk TKA asal Tiongkok.

Dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari Turn Back Hoax Mafindo, bangunan tersebut merupakan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang didirikan oleh Yayasan Artha Graha Peduli yang difungsikan sebagai sarana melakukan Rapid Test Covid-19.

“AGP Bersama-sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi, Sinarmas, Indofood, dan Central Omega Resources berharap dengan mendirikan Rumkitlap ini dapat mengajak dan menggugah hati dari para stakeholder dan pengusaha lain agar dapat memberikan kontribusi dan keprihatinan terhadap negara kita yang sedang menghadapi bencana wabah Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah lain,” ujar Juru bicara Artha Graha Peduli, Hanna Lilies Puspawati dalam keterangan resmi pada 31 Maret 2020.

Hanna Lilies Puspawati menyampaikan bahwa saat ini Rumkitlap masih diprioritaskan bagi para pekerja Artha Graha Group, Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), dan mitra Artha Graha, serta masyarakat umum yang tinggal sekitar radius 500 meter dari Rumkitlap.

Adapun kriteria yang disarankan adalah orang yang menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, radang tenggorokan, sesak kurang lebih 14 hari terakhir.

Selain itu, mereka yang memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, darah tinggi, asma, gagal ginjal, jantung atau stroke.

Kriteria terakhir adalah orang yang mungkin secara fisik sehat, tapi ada kontak atau di sekitarnya (keluarga, teman kerja, tetangga dekat, red) sudah terduga atau positif terpapar Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

AGP mengajak para pengusaha, khususnya yang bergabung di Kadin, untuk bersama-sama berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah-wilayah lain, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan Rapid Test Covid-19 tanpa harus ke RS rujukan.

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun PikiranRakyat-Tasikmalaya.com, maka dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut adalah klaim yang salah atau hoaks dan dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan.***

Su8mber : https://tasikmalaya.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-06362114/cek-fakta-hoaks-tka-asal-tiongkok-diberi-fasilitas-karantina-di-jakarta-simak-faktanya?page=3