Artha Graha Peduli Pulihkan Akses Air Bersih bagi 4.262 Warga Terdampak Bencana di Aceh
Artha Graha Peduli bersama Yayasan Darah Untuk Aceh (YDUA) berhasil memulihkan akses air bersih bagi ribuan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh melalui program terpadu pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur air bersih.
Program ini merupakan respon cepat atas bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu, yang menyebabkan kerusakan serius terhadap sumber air bersih masyarakat, mulai dari sumur warga yang tertimbun lumpur hingga tercemarnya sumber air dan terganggunya jaringan distribusi.
Dalam pelaksanaannya, program ini mencakup pembersihan sebanyak 200 sumur gali milik warga yang tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya, sehingga kembali dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, dibangun pula 8 unit sumur bor lengkap dengan fasilitas penunjang seperti tower air dan sistem distribusi, guna menyediakan sumber air baru di wilayah yang mengalami krisis air bersih. Di wilayah Aceh Tengah, program ini juga menghadirkan jaringan pipanisasi air bersih sepanjang kurang lebih 3.000 meter yang memanfaatkan sumber air dari kawasan ketinggian dan dialirkan langsung ke permukiman warga.
Secara keseluruhan, program ini memberikan manfaat kepada sekitar 1.100 kepala keluarga atau kurang lebih 4.262 jiwa yang kini kembali memperoleh akses terhadap air bersih yang layak.
Direktur Yayasan Darah Untuk Aceh, Nurjannah Husein, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menjawab kebutuhan darurat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi ketahanan masyarakat.
“Program ini tidak sekadar memulihkan akses air bersih, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ketahanan mereka dalam menghadapi krisis di masa depan,” ujarnya.
Dampak langsung dari program ini dirasakan secara nyata oleh masyarakat, di mana ribuan warga kini kembali memiliki akses terhadap air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur-sumur yang sebelumnya tidak dapat digunakan kini kembali berfungsi, sementara kehadiran sumber air baru melalui sumur bor dan jaringan distribusi yang stabil mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap air yang keruh dan tercemar. Kondisi ini turut menurunkan risiko penyakit berbasis air serta meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan keluarga, sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka pasca bencana.
Lebih dari itu, manfaat yang dihasilkan tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur air yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dengan biaya perawatan yang relatif rendah.
Program ini didukung oleh Artha Graha Peduli dalam menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan, serta keterlibatan aktif warga melalui semangat gotong royong yang memperkuat rasa kepemilikan terhadap fasilitas yang dibangun. Selain itu, penggunaan teknologi sederhana yang tepat guna serta koordinasi lapangan yang efektif turut memastikan bahwa program berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Artha Graha Peduli menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui program-program yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan kemanusiaan di Indonesia.

More Stories
Artha Graha Peduli Hadirkan Cabai, Bawang, Daging, dan Telur dalam Program Pasar Murah Menjelang Idul Fitri di Jabodetabek
Ibu Hamil Alami Preeklamsia Berat, PHC Bantu Evakuasi Laut dari Pulau Komodo
Artha Graha Peduli Ajak Hemat Energi 90 Menit pada Earth Hour 2026, Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lingkungan