July 3, 2022

Artha Zone

Created & modified by m1ch3l

Ada 257 ABK Kapal Pesiar Diobservasi Corona Di Pulau Milik Tomy Winata

  Pemerintah memilih Pulau Sebaru Kecil di utara Jakarta sebagai lokasi observasi anak buah kapal (ABK) berwarga negara Indonesia dari dua kapal pesiar yang terpapar virus corona.

Sebanyak 69 ABK Diamond Princess dan 188 ABK World Dream harus menjalani observasi sebelum dikembalikan ke keluarga masing-masing.

Pulau Sebaru Kecil seluas 16,6 hektare itu adalah milik grup Artha Graha, perusahaan milik pengusaha Indonesia, Tomy Winata.

Tomy Winata menjelaskan bahwa pulau itu sebetulnya untuk pariwisata. Tetapi, karena akses yang cukup terpencil hingga sempat berfungsi sebagai pusat rehabilitasi pengguna narkoba.

“Pulau Sebaru kecil itu sebenarnnya. Awalnya untuk pulau pariwisata, dan karena lokasinya agak terpencil dan dibelakang dan tidak juga dekat fasilitas yang diharapkan. Maka kita gunakan untuk pulau pusat rehabilitasi orang ketergantungan narkoba,” kata Tomy dalam siaran televisi nasional, Kamis (5/3).

Dikatakan Tomy, pusat rehabilitasi narkoba di pulau itu berjalan hingga tahun 2012. Setelah itu, pulau itu dikelola dengan menjadi pusat pelatihan Artha Graha Peduli (AGP).

Soal cikal bakal Pulau Sebaru Kecil menjadi pusat observasi. Tomy mengaku bahwa dia menawarkan langsung kepada pemerintah. Dalam hal ini, Kemenko PMK dan Kementerian Kesehatan.

“Apabila pemerintah memerlukan dan menggunakan pulau yang relatif kosong dan fasilitas memadai, dengan senang hati kami ingin berperan serta dan meminjamkan sementara ini untuk pemerintah memanfaatkan pulau sebaru kecil untuk segera bisa mengevakuasi WNI,” jelasnya.

Tommy meyakini, ada banyak pengusaha dan anak bangsa yang ingin berkontribusi dalam penanganan WNI yang tempat kerjanya terpapar virus corona.

Sehingga, dia sangat berterima kasih kepada pemerintah yang pada akhirnya memilih Pulau Sebaru Kecil sebagai tempat observasi.

“Kami berterima kasih kepada Pak Jokowi bahwa yang dipilih adalah Pulau Sebaru Kecil untuk observasi orang yang potensi terkena virus corona,” pungkasnya.

 

Sumber :  https://rmollampung.id/34862-2/