
NUSANTARA, KOMPAS.com – Lanskap ekonomi di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini memasuki fase maturitas baru seiring dengan mulai beroperasinya sejumlah entitas bisnis skala raksasa. Di antara barisan investor yang telah merealisasikan komitmennya, Artha Graha Group, konglomerasi yang dikomandoi oleh Tommy Winata, tampil sebagai pionir. Kelompok usaha ini mengoperasikan tiga unit bisnis strategis sekaligus: Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City.
Kehadiran trio raksasa ini bukan sekadar aktivitas ekspansi komersial biasa, melainkan sebuah manuver strategis dalam memperkuat struktur fundamental sebuah kota masa depan yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Membangun Denyut Nadi Ekonomi IKN
Kehadiran Artha Graha Group di IKN secara resmi diumumkan pada Sabtu (10/01/2026), menandai kesiapan ekosistem pendukung bagi para pegawai pemerintahan, pelaku usaha, dan masyarakat yang mulai menetap di kawasan tersebut.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, memberikan apresiasi tinggi terhadap realisasi investasi ini.
Menurutnya, sektor perbankan dan ritel adalah variabel krusial yang menentukan apakah sebuah kota “hidup” atau tidak. Oleh karena itu, Sudiro sangat mengapresiasi komitmen Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City yang telah merealisasikan investasinya di IKN. “Kehadiran sektor perbankan dan ritel ini sangat krusial dalam membangun ekosistem kota yang hidup. Ini adalah bukti kepercayaan investor terhadap prospek IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia,” ujar Sudiro, Sabtu (10/01/2026).
Berikut rinciannya:
1. Bank Artha Graha Internasional Sebagai pilar utama, Bank Artha Graha Internasional hadir dengan visi inklusi keuangan nasional yang agresif. Tidak hanya melayani pembukaan rekening dan transaksi perbankan konvensional, bank ini juga membawa solusi digital banking inovatif yang relevan dengan konsep smart city IKN.
Kehadiran kantor ini menjadi bagian dari strategi “wilayah baru”, di mana Bank Artha Graha Internasional memosisikan diri sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan ekonomi lokal. Komitmen ini memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat, dari pekerja konstruksi hingga jajaran pejabat tinggi, memiliki akses terhadap layanan finansial yang setara dan berkualitas.
2. Electronic City
Sebagai pemimpin pasar di sektor ritel elektronik, Electronic City hadir untuk memenuhi dahaga akan kebutuhan gaya hidup digital di IKN.Dengan standar pelayanan prima, entitas yang 23,15 persen sahamnya dimiliki Artha Graha Network menyediakan perangkat elektronik rumah tangga hingga gawai (gadget) terkini. Di tengah pembangunan kota cerdas, ketersediaan perangkat keras berkualitas tinggi adalah kebutuhan primer bagi produktivitas dan kenyamanan penghuni kota.
3. Grooceries City
Melengkapi ekosistem kebutuhan dasar, Grooceries City beroperasi dengan mengusung konsep belanja hemat dan nyaman.Kehadiran gerai ritel bahan pokok yang merupakan perusahaan anak dari Electronic City Indonesia ini sangat vital untuk menunjang kebutuhan konsumsi sehari-hari masyarakat dan para pekerja di IKN. Hal ini sekaligus memberikan kepastian bahwa pasokan logistik pangan di Ibu Kota baru tersedia dengan standar kualitas yang terjaga.

More Stories
Pangan Murah Artha Graha Peduli 2026 Ringankan Beban Masyarakat
Bank Artha Graha, Electronic City, dan Grooceries City Operasi di IKN
Pasar Murah AGP dan Bank Artha Graha Digelar Dini Hari di Pasar Kwitang