July 3, 2022

Artha Zone

Created & modified by m1ch3l

MENTERI SITI KASIH WAKTU PENGUSAHA 120 HARI PERBAIKI AMDAL REKLAMASI

SITI NURBAYA/NET

www.rmol.co

SELASA, 17 MEI 2016 , 20:45:00 WIB

 LAPORAN: ELITHA TARIGAN
SITI NURBAYA/NET
SITI NURBAYA/NET

RMOL. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH), Siti Nurbaya mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah melarang proyek reklamasi di kawasan utara Jakarta. Alasan KLKH mengeluarkan surat pemberhentian sementara untuk pembangunan Pulau C, D dan G karena ditemukan kejanggalan dalam kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) proyek tersebut.

“Perusahaan harus melakukan perubahan amdal dengan memperhatikan kaitan strategis dari seluruh wilayah format pembangunannya,” ujar Siti saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/5).

KLKH, lanjut dia, memberi waktu selama 120 hari kepada perusahaan yang terlibat dalam proyek reklamasi untuk memperbaiki amdal tersebut. Aturan yang tercantum dalam UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Di Pasal 73 disebutkan bahwa KLKH memiliki kewenangan dalam mengawasi kegiatan pengelolaan lingkungan hidup bila terjadi indikasi pelanggaran yang serius.

“Karena tidak dijelaskan dari mana material bahan yang digunakan untuk proyek itu. Harus jelas tercantum dalam amdal. Sementara itu tiga perusahaan pelaksana reklamasi tidak mencantumkan sama sekali. Itu baru 1 yang dilanggar,” katanya.

Sekedar informasi, pembekuan proyek reklamasi dilakukan sejak 9 Mei 2016 lalu. Kata Siti, bila perusahaan tidak memenuhi persyaratan tersebut maka akan dikenakan sanksi yang lebih jauh.

“Dalam UU disebutkan bahwa sanksi terberat yang akan dikenakan adalah mencabut izin proyek,” jelasnya.

Tiga pulau yang dibekukan izin pembangunannya adalah Pulau C dan D yang dikerjakan oleh PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan dari Agung Sedayu Grup. Sementara itu Pulau G dikerjakan oleh PT Muara Wisesa, anak perusahaan PT Agung Podomoro Land (APLN).[sam]

Sumber : http://www.rmol.co/read/2016/05/17/246990/Menteri-Siti-Kasih-Waktu-Pengusaha-120-Hari-Perbaiki-Amdal-Reklamasi