July 1, 2022

Artha Zone

Created & modified by m1ch3l

BKKBN Wujudkan Konsep Keluarga

fot-201506-005799

mediaindonesia.com

Ahad, 23 April 2017 10:28 WIB
 
ASOSIASI Kelompok UPPKS (AKU) dengan Artha Graha Peduli (AGP) dan Danatama Syariah telah menjalin kerja sama kemitraan dalam pemberdayaan usaha mikro kelompok berbasis keluarga (Kelompok UPPKS).

UPPKS tersebar di 33 provinsi, dan sebagian besar berada di wilayah pedesaan, termasuk desa dengan kategori tertinggal.

Sebagai bentuk kerja sama, BPP AKU, AGP, dan Forum CSR menyelenggarakan Jambore Usaha Mikro Keluarga, di Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta, pada 22-23 April 2017.

“Apa tujuan Jambore AKU? Ajang ini adalah ajang komunikasi anggota kelompok UPPKS di seluruh Indonesia. Ini untuk bikin jejaring supaya bisa hidup bersama bergotong-royong dan tolong menolong,” kata Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, saat berorasi di hadapan para peserta jambore di Alun-Alun Utara, Yogyakarta, Minggu (23/4).

Hingga Maret 2017, kemitraan ini telah dan sedang menyalurkan pembiayaan kepada 490 kelompok, 3.250 kepala keluarga, di wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur, dengan total penyaluran Rp8.056.000.000 dengan tingkat kredit macet (NPL) sebesar 0% atau tidak ada kemacetan.

Ditargetkan hingga akhir Desember 2017 mendatang, dengan semakin solidnya dukungan dan komitmen semua pihak, kemitraan ini akan mampu menjangkau lebih banyak lagi keluarga produktif dengan target 30.000 keluarga dengan jumlah penyaluran Rp90 milliar.

Pada 2017 dan tahun-tahun selanjutnya, program kemitraan juga akan menyasar komunitas dan kelompok ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (Kube) serta Komunitas Usaha Mikro Keluarga Desa Tertinggal yang berada di wilayah sebaran Asosiasi Kelompok UPPKS.

Hal ini merupakan komitmen pembinaan dan sekaligus reward atas komitmen dan kesungguhan anggota binaan dan semua pihak terkait dalam menjalankan program pemberdayaan ini, hingga mampu menjaga kualitas pembiayaannya dengan baik.

Keluarga adalah struktur organisasi terkecil suatu negara. Keberdayaan, kesejahteran, ketangguhan, loyalitas dan kecintaan keluarga akan menentukan ketangguhan dan martabat sebuah negara. Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan bukti dukungan terhadap NKRI, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mewujudkan keluarga Indonesia yang mampu memenuhi empat konsep keluarga yaitu keluarga berkumpul (reuniting), keluarga berkomunikasi (interacting), keluarga berdaya (empowering), keluarga peduli dan berbagi (caring and sharing).